Senin, 23 Maret 2020

          Kecenderungan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan yang luar biasa, Hal ini menjadi ancaman serius terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, berbangsa dan bernegara.


         Penanggulangan tidak saja membutuhkan komitmen dan kesanggupan semua pihak, tetapi juga aksi nyata dari berbagai unsur baik dari pemerintah, dunia usaha, ormas/LSM serta orang per orang yang cinta/peduli terhadap keluarga, bangsa dan negara.

 "Sebagai bentuk kepedulian anak bangsa terhadap peredaran narkoba yang kian marak, maka Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei oleh Bangsa Indonesia kami jadikan sebagai momemtum lahirnya sebuah organisasi Anti Narkoba yang kami beri nama Indonesia AntiNarkoba, disingkat Insano. Yaitu sebuah organisasi spesifik bergerak dibidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), "Demikian dikatakan Sismanu, Ketua Umum Indonesia Anti Narkoba (INSANO) yang juga sebagai Pendiri/anggota Presidiun Nasional (Presnas) Fokan pada acara Deklarasi Insano di Museum Nasional Sumpah Pemuda Kramat Raya Jakarta, Jumat 20 Mei 2016

img-20160520-wa0053-5754effb937e61f41811c78e.jpg


        Indonesia Anti Narkoba didirikan oleh para aktivis anti narkoba yang berdomisili di 7 Provinsi. Legalitas formal sebagai ormas berbadan hukum sudah rampung diselesaikan sebelum deklarasi. Ketika ditanyakan hubungannya Insano dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingat namanya mirip dengan lembaga Negara. Sismanu Mengatakan. “Indonesia Anti Narkoba sebagai organisasi independen. Hubungan Insano dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) secara otomatis sebagai mitra, mengingat Insano dibuat sebagai organisasi spesifik bergerak dibidang P4GN, ”jelasnya
img-20160520-wa0015-5754f0221bafbdea1a3b9954.jpg

    GB : Marsma TNI Lukas Pamardi, Pembina Insano, sedang diwawancara media.   

Pada kesempatan yang sama, Marsma TNI Lukas Pamardi, Pembina Insano pada sambutannya mengatakan agar Insano bisa berguna bagi masyarakat luas. Insano harus segera dibentuk diseluruh Indonesia. Kehadiran organisasi Anti narkoba sangat diperlukan didaerah2 untuk membantu Pemerintah. Marsma TNI Lukas yang berdinas di Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) Mengatakan Narkoba merupakan musuh bersama, musuh bangsa, maka sebagai TNI saya merasa terpanggil bergabung di Indonesia Anti Narkoba, "ujarnya
       Sementara itu Aminudin, salah satu pendiri Insano mengatakan, “Untuk seluruh Kalimantan, segera saya bentuk setelah Pelantikan Insano Kalimantan Timur yang saya rencanakan sebelum Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 26 Juni mendatang, "Demikian Aminudin, salah satu pendiri yang berdomisili di Samarinda, Kalimantan Timur. Rencana awal Juni, akan menyelenggarakan kampanye dan kaderisasi penyuluh anti narkoba untuk para Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Remaja Mesjid, Gereja dan Tokoh-tokoh agama lainnya se Kalimantan Timur.
img-20160520-wa0042-5754f1cd2023bd590fb2af51.jpg

        Melihat kebelakang lahirnya Insano, sungguh fenomenal, dimana 17 pendiri Insano, sepuluh diantaranya adalah Pendiri/anggota Presidium Nasional Fokan. Yaitu organisasi yang dibentuk BNN sebagai wadah  berhimpun organisasi anti narkoba di Indonesia. Note bene adalah Ketua-ketua organisasi yang sudah malang melintang bergerak dibidang P4GN. Dan salah satunya anggota Presnas Fokan yang menjadi pendiri Insano adalah H. Anhar Nasution Sekretaris Jenderal Presidium Nasional Fokan.

editor : ismail
sumber : kompas 

0 komentar:

Posting Komentar

DPRD

DPRD

KAPOLDA KEPRI

KAPOLDA KEPRI

SAPU BERSIH PUNGUTAN LIAR

Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat 10110 lapor@saberpungli.id Call Center : 0821 1213 1323 SMS : 1193 Telpon : 0856 8880 881 / 0821 1213 1323 No Fax : 021-3453085

Konsulat Indonesia

Iklan

Iklan

Popular Posts

TerUpdate